Wanita dalam Kalbuku
25
November 2012
Melihatmu itu sudah cukup membuat harapku lebih berarti
Menutupi lubang hatiku yang selama ini kosong
Mungkinkah ini cinta yang selama ini kudamba
Dengan berbalas pesan singkat, bertutur kata mmelalui telpon
Tanpa mengetahui tatapan matamu
Tanpa mengetahui apakah itu dusta atau benar perasaan hatimu
Mendengarkan tangismu disaat engkau sedang bersedih
Mendengar tawamu ketika engkau berbahagia
Membantu memberikan solusi atas masalahmu
Menasehati jika engkau
bersalah
Tak terasa 4 tahun lebih telah berlalu
Telah banyak kata yang
terucap
Hanya sebagian kecil yang mampu teringat oleh lisan
Meski pelangi datang berulang setelah hujan rintik maupun deras
Meski siang selalu berganti dengan malam
Meski matahari terus terbit dar timur dan tenggelam di barat
Bagiku, engakulah wanita
yang telah mengisi lubang hatiku
Yang tak terucap oleh lisanku
Dan selalu terjaga
dalam kalbuku

0 komentar:
Posting Komentar